Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Maret 2015

Dirgahayu Kota Bekasi ke 18 "Sepanjang jalan kenangan"

Dan sekarang  tanggal 10 maret 2015. Ternyata ternyata tanggal 10 maret adalah hari jadi kota bekasi ke 18. 
Wah dirgahayu kota bekasi. 
Sedikit gue berbagi apa-apa yang gue lihat selama gue di kota bekasi. 
Ya ada  baiknya juga kalau kita mengenang masa lampau. Di masa kita masih dalam keterbatasan dan terkungkung keadaan.(lebay) 
fun bike hut kota bekasi ke 18

Gak terasa gue di bekasi udah lama. Tahun pertama di bekasi masih 2009 masih banyak lahan kosong dan terbengkalai tanpa ada yang menggarap. 

Tapi sekarang sudah berubah menjadi bangunan properti beberapa perusahaan properti di indonesia (yang terbaru adalah dibangunnya kota sumarecon bekasi) 
Sumarecon Bekasi
Bahkan pusat perbelanjaan yang dulu hanya bisa di hitung pake jari. Sekarang bahkan sudah menjamur seakan cendawan di musim hujan. 

Banyak sekali perumahan baru di pinggiran kota bekasi dan apartemen di di pusat  kota Bahkan menjalar sampai kabupaten bekasi mungkin itu juga imbas dari bertumbuhnya  kawasan industri terutama di wilayah bekasi bagian timur yang berbatasan dengan kabupaten bekasi.  

Kawasan yang dulu sepi sekarang berubah ramai oleh hiruk pikuk pembangunan dan berkembangnya kota metropolitan. 

Ya sejatinya ini juga karena bekasi adalah kota satelit(berdekatan dengan ibukota jakarta) banyaknya pendatang yang bekerja di kota jakarta paling tidak sedikit menjadi andil dalam pertumbuhan kota bekasi menjadi seperti yang sekarang ini. 

Namun seiring dengan semakin majunya kota bekasi maka  banyak konsekuensi yang harus diterima. 
Seperti kesenjangan sosial misalnya. Banyaknya pengangguran..  Kita bisa lihat dari tidak sedikitnya peminta-minta dan pengamen jalanan. Dan yang kaya akan semakin terlihat kaya. Dan si miskin makin miskin. 

Masalah transportasi publik yang buruk amburadul (mungkin ini sudah umum terjadi di banyak kota). Fasilitas public yang susah diakses dan tentunya kemacetan karena makin banyak pula pertumbuhan kaum menengah keatas.

Senin, 09 Maret 2015

Serba susah

Entah nasib apa yg sedang saya alami sekarang ini. . Semuanya serba susah. Mau minta tolong temen juga gue gak punya banyak temen yang bisa di curhatin. Eh tapi dipikir-pikir Temen sih banyak cuman disini gue butuh yang namanya sahabat yang bisa gue ceritain masalah kesulitan yang lagi gue alamin. 

Sahabat yang emang gue percaya buat gue berbagi suka maupun duka. 

Berangkat dari gue yang ngangur lama udah kali gue gonta-ganti kerjaan tapi kebanyakan gw cuma bertahan paling sebulan. Mana tabungan dari hasil dan jerih payah yang gue rasakan selama gue kerja di tempat yang dulu sekarang menipis buat biaya kuliah. Belum biaya transport gue yang mau enggak mau gue keluarin pas gw dapet panggilan interview di beberapa tempat. Sesekali gw pake motor sih kalau abang gue pas kerja dapet shift malem jadi ceritanya gue pinjam motor dia tapi ya Tetep aja gw harus ngebensinin. 
gue juga emang gue harus berhemat karena secara gue juga bukan orang kaya yang bisa dengan mudah minta duit dan langsung dikasih.  

kenapa Tapi rasa-rasanya gak enak juga kalau tiap ada masalah gue harus merengek minta tolong pada mereka. 

Rabu, 19 Februari 2014

The Act of Killing, Ada apa??

The Act Of Killing- Jagal-




Menarik memang ketika kita membicarakan sejarah, ada yang bilang sejarah itu statis dan gak bakalan berubah. Menurut  saya statement tersebut tidak seratus persen benar.
Sejarah cenderung dinamis, karena kemungkinan besar dikemudian hari akan muncul bukti baru ataupun pengakuan pelaku sejarah yang telah lampau dan bukan tidak mungkin akan mengoreksi catatan-catatan sejarah yang telah ada.
Indonesia punya satu catatan merah tentang sejarah akan pergolakan revolusi di negeri ini, setelah sekian lama terpendam akhirnya ada juga pelaku sejarah yang mau mengungkapkan sejarah yang sesungguhnya dan beriktikad baik untuk meluruskan sejarah bangsa ini.

G30S PKI, PKI kenapa??

PKI - komunis logo
Sedikit bercerita, Bermula dari peristiwa G30s PKI tentang upaya pengulingan kekuasaan oleh sayap kiri (PKI . Red)
Mungkin para orang tua kita yang notabene hidup pada jaman Orde baru(ORBA) takan sangat hafal ketika harus menceritakan peristiwa G30s tersebut, kenapa?
Pada waktu itu pemerintah mewajibkan masyarakat untuk menonton film “propaganda” Pemerintah tentang kejahatan partai Komunis indonesia(PKI).
Banyak para ahli yang berspekulasi tentang siapa dalang dibalik peristiwa G30s PKI.
Disini saya tidak akan mengorek jauh tentang peristiwa tersebut, karena saya juga masih perlu banyak belajar sejarah. Terkait kontroversi tersebut ternyata ada sisi lain dibalik peristiwa tersebut. Setelah sekian lama terpendam sejarah yang masih simpang siur itu kini mulai mengemuka ketika tersebar film dokumenter The art of killing(Jagal).
Sebenarnya sudah dari 2012 film ini beredar namun baru-baru ini mulai menuai kontroversi. Ketika film yang merupakan project dari docwest(Semacam pusat film dokumenter) Universitas Westminister London ini  mendapat banyak apresiasi di dunia dan masuk dalam nominasi penghargaan film international.

Film dokumenter  ini di sutradarai oleh warga Amerika Denmark , Joshua Oppenheimer dan Orang indonesia. Mostly bercerita tentang sisi lain dari penumpasan para PKI. Dulu memang segala yang berbau PKI dilarang setelah adanya peristiwa G30s PKI. Dampak yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut seperti melekat sampai anak dan keturunan para anggota PKI. Banyak anak eks PKI yang dikucilkan dari masyarakat dan tidak mendapat hak penuh sebagai warga negara Indonesia.
Film tersebut di shoot di daerah medan dan bercerita dimana sang tokoh utama yaitu Anwar Congo. Ppada masa mudanya adalah seorang Preman(Freeman) dan bagian anggota dari pemuda pancasila, di film ini juga disebutkan kalau organisasi pemuda pancasila mendapat dana operasional dari tindakan illegal, seperti membantu penyelundupan (example: Illegal logging) dan Judi menarik pungutan liat dari para Indonesia keturunan Tionghoa(China).

Setelah segala yang berbau PKI dilarang maka semua orang yang pernah terlibat PKI dicari dan diburu untuk kemudian diinterograsi, dan saat itu siapapun sepertinya (menurut film) langsung di eksekusi, Anwar menceritakan kala dia Mostly mengeksekusi menggunakan seutas kawat yang dililitkan ke leher korban kemudian menariknya sampai sang korban tak bisa bernafas dan mati. Salah stu tokohpun bercerita sebagian dari mereka ada yang di potong,dan  dilindas mobil.
menurut anwar ini adalah salah satu cara agar korban tidak mengeluarkan darah, dan ia tidak perlu repot membersihkan darah yang mengalir. Ketika proses eksekusi ternyata anwas cs juga mempraktekan gaya gangster dan cowboy amerika. Dia terinspirasi dari banyaknya film amerika. Dan benar Ia juga berprofesi sebagai penjaga bioskop.

Entah sudah berapa banyak Para eks PKI yang ia eksekusi,  .

Yang menarik, adalah ada seorang tokoh yang berpendapat bahwa yang mereka lakukan lebih kejam dari pada yang dilakukan PKI.  Anwar juga meyakini bahwa yang ia lakukan adalah memang benar ia lakukan akan tetapi ia juga sadar betul apa yang ia lakukan adalah  salah, ia bahkan mengaku sering dihantui dengan perasaan bersalah dan mengalami mimpi buruk karena serta terbayang wajah korban dalam mimpinya dan iapun menganggap itu semua adalah karma karena dosa masa lalunya. . Setelah film itu ia tonton sendiri ia pun seakan merasakan bagaimana rasanya para korban ketika menghadapi eksekusi.

Selasa, 29 November 2011

6 Kekuatan Dahsyat Dalam Diri Manusia

1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)
Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai.
Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.
2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)
Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti kekuatan dan kelemahan dalam diri, peluang di sekitar kita, sehingga lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya.
Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.
3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)
Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan.
Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita.
Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.
4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)
Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan.
Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.
5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)
Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik.
Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.
6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)
Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita.
Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi.
Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya.
Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini.
Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita.

Credit: wachidR






Sabtu, 02 Juli 2011

10 Hal Penyebab Sial



Jika Anda kerap merasa sebagai orang yang tak beruntung, yang sebenarnya bisa jadi sebagian besar itu semua Anda sendiri yang menciptakannya. Coba cermati 10 hal penyebab sial di bawah ini, jika ternyata Anda melakukan kesalahan-kesalahan di bawah ini, maka sudah selayaknya pemikiran dan keyakinan Anda perlu diubah lagi.
1. Tak Punya Selera Humor –
Jika Anda tipe orang yang menanggapi segala hal secara serius, maka Anda masuk daftar pertama ini. Mulailah belajar tertawa. Tawa adalah obat paling ampuh dalam segala hal. Jika Anda tak dapat menjadikan permasalahan yang Anda hadapi sebagai lelucon, malah sebaliknya mengeluh panjang lebar tentang masalah tersebut, bisa jadi masalah ini sebenarnya tak seburuk yang Anda pikirkan. Sekali Anda buktikan, maka sepanjang hidup semua masalah tak seburuk yang Anda kira.
2. Menyalahkan Pihak Lain –
Kenapa Anda begitu mudah patah? Bukan berarti mengatakan orang lain tak bersalah, tapi saat menunjuk pada hal itu, Anda akhirnya malah mengubah uang Anda sendiri. Sekali lagi, berhentilah merasa menyesali diri dan berhentilah mengeluh. Jika usaha yang Anda lakukan tak membawa hasil seperti yang diharapkan, maka lakukan hal yang berbeda. Jadi orang yang berbeda sesekali, bisa jadi hal bagus buat diri Anda. Ingat, mulailah dengan berhenti mengeluh, dan berdamailah dengan segala keadaan yang Anda hadapi.
3. Tak Bahagia Dengan Diri Sendiri Saat Melihatnya di Kaca –
Kenapa bis begitu? Dengan standard siapa Anda membandingkan diri sendiri? Anda sendiri atau orang lain? Yang Sebenarnya, Anda bisa menemukan sesuatu dalam diri sendiri yang membuat Anda bahagia, atau melakukan perubahan. Lakukan keduanya jika Anda mau. Tak seorangpun di dunia ini yang dapat menghentikan Anda berpikir bahwa Anda menarik.
4. Tak Punya Harapan Atau Stuck -
Tak seorangpun yang dapat membuat Anda merasa lebih baik selain diri Anda sendiri. Anda tak bisa mengharapkan dunia berubah untuk Anda sebelum Anda mengubah diri.
5. Bertindak Lebih Dari Kemampuan –
Tindakan ini membuat Anda jadi tumpul, dan khususnya tak berarti ‘Semua pekerjaan dan tak ada permainan.’
6. Khawatir Berlebihan –
Semakin Anda khawatir, semakin kurang keyakinan Anda kalau segala sesuatunya akan berjalan dengan baik. Bagaimana Anda dapat mengharapkan mendapat tempat dalam kehidupan jika Anda tak punya keyakinan atau rasa percaya diri? Biarkan semua berjalan apa adanya. Rileks.
7. Iri Dengan Keberuntungan Orang Lain –
Kapanpun Anda mendengar orang lain mendapat keberuntungan Anda selalu berseru, ‘Orang itu bikin aku sangat kesal!’ Mungkin jika Anda ikut bergembira dengan keberuntungan orang lain, maka keberuntungan yang sama bisa menular pada Anda.
8. Menyalahkan Tuhan –
Kadang Anda berpikir betapa Tuhan tidak adil pada Anda. Mungkin sebaiknya mulai sekarang Anda belajar bersyukur dan maka hal-hal baik akan datang menggantikan hal-hal buruk. Anda bisa memulainya dengan bersyukur bangun dalam keadaan sehat di pagi hari.
9. Tak Menghargai Hal-Hal Baik Yang Anda Miliki –
Sebagai contohnya, Anda tak pernah mensyukuri kalau Anda masih bisa bangun pagi ini dan melihat sinar matahari? Benar begitu? Mulai sekarang, Anda bisa menghitung kebaikan yang Anda miliki dalam hidup dari hal-hal kecil yang Anda miliki.
10. Mengeluh Terus Menerus –
Sebenarnya, mengeluhkan satu hal malah akan lebih banyak hal lain yang Anda keluhkan. Dan yang pasti semua orang merasa terganggu dengan orang yang suka mengeluh.
Bagaimana menurut Anda? Jika benar dari 10 hal di atas ada pada diri Anda. Coba lakukan perubahan, dan ketidakberuntungan itu hanya akan tinggal bayang-bayang.

Jumat, 15 April 2011

Sekedar Renungan



Kalau kita menelisik tugas DPR yang konon sangat berat, apakah  DPR begitu pamrih sehingga sampai tetap bersikeras membuat gedung baru?
Yang menjadi ironi, ketika bangsa ini masih dalam keterpurukan dan banyak dari warga negaranya yang masih hidup dalam kekurangan apakah masih sempat para Dewan melanjutkan gedung mereka,
entah alasan apa yang hendak mereka gunakan untuk mewujudkan cita-cita "luhur" mereka yang konon disebut para "wakil rakyat" itu.

apa benar masih kurang layakah gedung yang sekarang sudah kokoh menjadi "tempat" singgah mereka?
apa mereka hanya sekedar ingin menaikan gengsi mereka semata??
entah lah........

Yang paling menggelitik, disaat mereka meminta sebuah "pamrih" pada negara,
apa yang sudah merea berikan pada yang diwakilinya?
sebenarnya apa yang sudah mereka perjuangkan demi bangsa ini???
sedangkan pengangguran, kemiskinan, dan kebodohan masih saja enggan sepenuhnya lenyap dari bangsa ini.

Belum hilang perih di hati kami mana kala sebagian dari anggota dewan yang mengadakan "plesiran" yang mengatasnamakan demi kepentingan negara, entah apalah..

Sudah lihatkah mereka para pejabat negara kita?
banyak gedung sekolah yang hampir roboh,merata hampir di seluruh nusantara?
Sudah dengarkah mereka jerit dan tangis kelaparan para rakyat jelata?
Sebenarnya jika mereka bisa memperjuangkan nasib rakyatnya sehingga semua bentuk kenelangsaan hilang dari negri tercinta ini,
Mungkin semua elemen masyarakat akan mendukung apa pun yang diinginan para dewan kita yang terhormat..

Jumat, 16 April 2010

Apa Peran Anda Sebagai Warga Negara?

Pernahkah terlintas dalam benak Anda, "sebagai warga negara apa peranan yang bisa saya laukan"
Ok, Sebagai Warga Negara ( WN ) yang baik, apalagi kita adalah negara yang besar dan memiliki keanekaragaman dalam semua hal. Berpartisipasi dalam penyelenggaraan negara bisa dibilang sebuah keharusan, bagaimana negara mau maju kalau Warga negaranya tidak berpartisipasi daam penyelenggaraan pemerintahan tersebut?, bisa-bisa kita hanya bisa "dikibulin" oleh para pemegang "jabatan".

Nah, peran kita sebagai WN tersebut diwujudan dalam bentuk peranan-peranan yang dimainkan oleh kita sendiri diantaranya:
.::. Peran Aktif
  Merupakan prakarsa dari kita sebagai WN untuk ikut serta dalam penyelenggaraan negara misalnya dalam bentuk ikut serta dalam penentu kebijakan negara, demo gak papa deh, yang penting gak anarki dan jaga ketertiban, jaga keamanan, jaga diri juga tntunya.
.::. Peran Pasif
   Kalau kita sudah aktif, tentunya kita dituntut balik dong apa bisa kita patuh? nah, peranan kita Bisa kita wujudkan dalam bentuk kepatuhan terhadap peraturan dan hukum yang berlau dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
.::. Peran Positif 
  Kalau kita sudah aktif lalu patuh, maka timbal baliknya kita sebagai WN berhak untuk meminta pelayanan an kebutuhan dasar sebagai warga, karena Negara mempunyai kewajiban memberi layanan publik.
Ketika negara tidak melakukan kewajibannya (tanda tanya besar, masa negara tidak bisa menjamin pelayanan pubik dengan baik? apa karena kebanyakan "pejabat yang coruption")kita sebagai WN dapat meminta pemenuhan pelayanan yang sudah menjadi hak kita.
.::. Peran Negatif 
 Nah kalau sudah aktif, patuh dan terpenuhi segala hak kita, selanjutnya kita brhak menolacampur tangan atau intervensi negara atas diri kita.
Semisal, hak kita untuk melakukan ibadah menurut agama dan keyakinan kita masing-masing. 

Kamis, 15 April 2010

Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah


Sebagai mahluk sosial tentu kita tidak lepas dari pergaulan sehari-hari dan mau tidak mau kita akan menemui banyak sekali karakter pribadi manusia yang berbeda-beda,ada yang baik,pemarah dan sejenisnya. Tapi tahukah anda ketika anda menemui seseorang dengan karakter yang berbeda-beda tersebut cenderung membuat kita merasa tidak nyaman melihat tingkah atau kelakuan orang tersebut, terasa tidak pas saja dihati kita.

Tentu akan menjadi masalah bahkan bisa mnyebabkan kita stress bila kita harus selalu harus bersikap manis kepada orang tersebut, padahal sejatinya kita sangat tidak nyaman bila harus berinteraksi dengannya.

Ada kalanya kita pasti manggerutu sendiri dalam hati, semisal " kenapa mesti gue bisa kenal orang ini sih, udah jelek belagu, sok imut lagi..."
duh........
sebel bukan????

Bila perasaan tersebut kita pendam dalam hati secara berkala, kontinue atau terus menerus tentu itu akan menjadi semacam beban mental buwat kita,
apa yang harus kita lakukan??
apa kita harus menghindar dari orang tersebut?
berterus terang pada nya kalau kita illfeel banget kalau lihat dia?

Berbagai pilihan sebenarnya pasti banyak berkecamuk di dalam otak kita, bagaimana ya? dan bagaimana..

Nah berikut cara menyelesaikan masalah tersebut

.::.Pertama, setiap kali kamu bertemu dengan orang yang paling kamu gak suka, bersikaplah biasa saja, kalau terpaksa kita harus menyapa, sapalah dengan wajar, toh dia tidak tahu kalau kita sangat benci dia.

.::.Kedua, berusaha sebisa mungkin untuk tidak melihat atau mengacuhkan tingkah nyeleneh atau apapun yang dikerjakan dia, toh kita juga punya pekerjaan yang harus dilakuin, ngapain ngurusin dia?

.::.Ketiga, fair, apaun yang dia lakukan itu adalah hak dia, dan sugestikan diri kita kalau kita tidak urusan dengan segala tindakan dia, EGP gitu...

.::.keempat, segala apa yang kita tidak sukai dari dia, kita anggap saja sebagai kelebihan yang tuhan berikan kepada dia, dan fikirkanlah bagaimana kalau kamu menjadi dia, tentu kamu akan merasa agak sedikit lucu kalau menjadi pribadi dia.

.::.kelima, kalau kamu benar-benar sudah tidak tahan dengan tingkah polah dia, coba keluar dan tenangkan diri sejenak, luapkan barang sejenak apa yang ingin kita ungkapkan..

.::.keenam, secara gamblang kamu ucapkan, bisa gak sih kamu gak kaya gitu??, ga jelas banget deh..
secara tidak langsung, kamu udah ngucapin kalau kamu gak suka dengan tingkah dan apa yang dia lakukan.

Thats the point

Jumat, 13 Februari 2009

Hukum Perayaan Valentine Day

Sekarang ini banyak Para Remaja yang "latah" meniru Budaya barat Tanpa melihat asal usulnya terlebih dahulu, padahal jikalau budaya tersebut bertentangan dengan agama yang kita anut itu berakibat fatal sekali,
Seperti contoh yaitu budaya merayakan Valentine,
Apa kalian tahu apa itu sebenarnya Perayaan Valentine?

SEJARAH HARI VALENTINE

Dalam "Ensiklopedia Katolik menyebutkan tiga versi tentang Valentine, tetapi versi terkenal adalah kisah Pendeta St.Valentine yang hidup di akhir abad ke 3 M di zaman Raja Romawi Claudius II. Pada tanggal 14 Februari 270 M Claudius II menghukum mati St.Valentine yang telah menentang beberapa perintahnya." "Claudius II melihat St.Valentine mengajak manusia kepada agama nashrani lalu dia memerintahkan untuk menangkapnya.

Dalam versi kedua, Claudius II memandang para bujangan lebih tabah dalam berperang daripada mereka yang telah menikah yang sejak semula menolak untuk pergi berperang. Maka dia mengeluarkan perintah yang melarang pernikahan. Tetapi St.Valentine menentang perintah ini dan terus mengadakan pernikahan di gereja dengan sembunyi-sembunyi sampai akhirnya diketahui lalu dipenjarakan. Dalam penjara dia berkenalan dengan putri seorang penjaga penjara yang terserang penyakit. Ia mengobatinya hingga sembuh dan jatuh cinta kepadanya. Sebelum dihukum mati, dia mengirim sebuah kartu yang bertuliskan "Dari yang tulus cintanya, Valentine." Hal itu terjadi setelah anak tersebut memeluk agama nashrani bersama 46 kerabatnya."

Versi ketiga menyebutkan ketika agama nashrani tersebar di Eropa, di salah satu desa terdapat sebuah tradisi Romawi yang menarik perhatian para pendeta. Dalam tradisi itu para pemuda desa selalu berkumpul setiap pertengahan bulan Februari. Mereka menulis nama-nama gadis desa dan meletakkannya di dalam sebuah kotak, lalu setiap pemuda mengambil salah satu nama dari kotak tersebut, dan gadis yang namanya keluar akan menjadi kekasihnya sepanjang tahun. Ia juga mengirimkan sebuah kartu yang bertuliskan "dengan nama tuhan Ibu, saya kirimkan kepadamu kartu ini.

Akibat sulitnya menghilangkan tradisi Romawi ini, para pendeta memutuskan mengganti kalimat "dengan nama tuhan Ibu" dengan kalimat "dengan nama Pendeta Valentine" sehingga dapat mengikat para pemuda tersebut dengan agama Nashrani."

"Versi lain mengatakan St.Valentine ditanya tentang Atharid, tuhan perdagangan, kefasihan, makar dan pencurian, dan Jupiter, tuhan orang Romawi yang terbesar. Maka dia menjawab tuhan-tuhan tersebut buatan manusia dan bahwasanya tuhan yang sesungguhnya adalah Isa Al Masih," papar Sari, "Maha Tinggi Allah dari apa yang dikatakan oleh orang-orang yang dzalim tersebut."

Bahkan saat ini beredar kartu-kartu perayaan keagamaan ini dengan gambar anak kecil dengan dua sayap terbang mengitari gambar hati sambil mengarahkan anak panah ke arah hati yang sebenarnya merupakan lambang tuhan cinta bagi orang-orang Romawi!!!" Demikian Sari mengakhiri nasihatnya.

HUKUM MERAYAKAN HARI VALENTINE

Saat ini banyak ABG Remaja bahkan orang dewasa  yang terkena penyakit ikut-ikutan dan mengekor pada budaya Barat atau nashrani akibat pengaruh TV dan media massa lainnya. Termasuk pula dalam hal ini perayaan Hari Valentine, yang pada dasarnya adalah mengenang kembali pendeta St.Valentine. Keinginan untuk ikut-ikutan memang ada dalam diri manusia, akan tetapi hal tersebut menjadi tercela dalam Islam apabila orang yang diikuti berbeda dengan kita dari sisi keyakinan dan pemikirannya.

Apalagi bila mengikuti dalam perkara akidah, ibadah, syi'ar dan kebiasaan. Padahal Rasul telah melarang untuk mengikuti tata cara peribadatan selain Islam:
"Barang siapa meniru suatu kaum, maka ia termasuk dari kaum tersebut." (HR. At-Tirmidzi).
Bila dalam merayakannya bermaksud untuk mengenang kembali Valentine maka tidak disangsikan lagi bahwa ia telah kafir, adapun bila ia tidak bermaksud demikian maka ia telah melakukan suatu kemungkaran yang besar. Ibnul Qayyim berkata, "Memberi selamat atas acara ritual orang kafir yang khusus bagi mereka, telah disepakati bahwa perbuatan tersebut haram. Semisal memberi selamat atas hari raya dan puasa mereka, dengan mengucapkan, "Selamat hari raya!" dan semisalnya. Bagi yang mengucapkannya, kalau pun tidak sampai pada kekafiran, paling tidak itu merupakan perbuatan haram. Berarti ia telah memberi selamat atas perbuatan mereka yang menyembah salib. Bahkan perbuatan tersebut lebih besar dosanya di sisi Allah dan lebih dimurkai dari pada memberi selamat atas perbuatan minum khamar atau membunuh. Banyak orang yang kurang mengerti agama terjerumus dalam suatu perbuatan tanpa menyadari buruknya perbuatan tersebut.

Seperti orang yang memberi selamat kepada orang lain atas perbuatan maksiat, bid'ah atau kekufuran maka ia telah menyiapkan diri untuk mendapatkan kemarahan dan kemurkaan Allah.
" Abu Waqid radhiyallah 'anhu meriwayatkan: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam saat keluar menuju perang Khaibar, beliau melewati sebuah pohon milik orang-orang musyrik, yang disebut dengan Dzaatu Anwaath, biasanya mereka menggantungkan senjata-senjata mereka di pohon tersebut. Para sahabat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata, "Wahai Rasulullah, buatkan untuk kami Dzaatu Anwaath, sebagaimana mereka mempunyai Dzaatu Anwaath." Maka Rasulullah n bersabda, "Maha Suci Allah, ini seperti yang diucapkan kaum Nabi Musa, 'Buatkan untuk kami tuhan sebagaimana mereka mempunyai tuhan-tuhan.' Demi Dzat yang jiwaku di tangan-Nya, sungguh kalian akan mengikuti kebiasaan orang-orang yang ada sebelum kalian." (HR. At-Tirmidzi, ia berkata, hasan shahih).

Adalah wajib bagi setiap orang yang mengucapkan dua kalimat syahadat untuk melaksanakan wala' dan bara' (loyalitas kepada muslimin dan berlepas diri dari golongan kafir) yang merupakan dasar akidah yang dipegang oleh para salaf shalih. Yaitu mencintai orang-orang mu'min dan membenci orang-orang kafir, memusuhi dan menyelisihi mereka. Serta mengetahui bahwa sikap seperti ini di dalamnya terdapat kemaslahatan yang tidak terhingga, sebaliknya gaya hidup yang menyerupai orang kafir justru mengandung kerusakan yang lebih banyak.

Lain dari itu, mengekornya kaum muslimin terhadap gaya hidup mereka akan membuat mereka senang, lagi pula, menyerupai kaum kafir dapat melahirkan kecintaan dan keterikatan hati.
Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman, yang artinya: "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim." (Al-Maidah:51)

"Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya." (Al-Mujadilah: 22)

"Dan janganlah belas kasihan kepada kedua pezina tersebut mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akherat." (An-Nur: 2)

Di antara dampak buruk menyerupai mereka adalah; ikut mempopulerkan ritual-ritual mereka sehingga terhapuslah As-Sunnah. Tidak ada suatu bid'ah pun yang dihidupkan kecuali saat itu ada suatu sunnah yang ditinggalkan. Dampak buruk lainnya, bahwa dengan mengikuti mereka berarti memperbanyak jumlah mereka, mendukung dan mengikuti agama mereka, padahal seorang muslim dalam setiap raka'at shalatnya membaca, "Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat." (Al-Fatihah:6-7)

Bagaimana bisa ia memohon kepada Allah agar ditunjukkan kepadanya jalan orang-orang yang mukmin dan dijauhkan darinya jalan golongan mereka yang sesat dan dimurkai, namun ia sendiri malah menempuh jalan sesat itu dengan sukarela.

Ada seorang gadis mengatakan, bahwa ia tidak mengikuti keyakinan mereka, hanya saja hari Valentine tersebut secara khusus memberikan makna cinta dan suka citanya kepada orang-orang yang memperingatinya. Ini adalah suatu kelalaian, padahal sekali lagi perayaan ini adalah dari ritual agama lain! Hadiah yang diberikan sebagai ungkapan cinta adalah sesuatu yang baik, namun bila dikaitkan dengan pesta-pesta kristiani dan tradisi-tradisi Barat, akan mengakibatkan terobsesi oleh budaya dan gaya hidup mereka. Mengadakan pesta pada hari tersebut bukanlah sesuatu yang sepele, tapi lebih mencerminkan pengadopsian nilai-nilai Barat yang tidak memandang batasan normatif dalam pergaulan antara pria dan wanita sehingga kita lihat struktur sosial mereka menjadi porak-poranda.

Alhamdulillah, kita mempunyai pengganti yang jauh lebih baik dari itu semua, sehingga kita tidak perlu meniru dan menyerupai mereka. Di antaranya, bahwa dalam pandangan kita, seorang ibu mempunyai kedudukan yang agung, kita bisa mempersembahkan itu kepadanya dari waktu ke waktu, demikian pula untuk ayah, saudara, suami .dst, tapi hal itu tidak kita lakukan khusus pada saat yang dirayakan oleh orang-orang kafir.

Semoga Allah senantiasa menjadikan hidup kita penuh dengan kecintaan dan kasih sayang yang tulus, yang menjadi jembatan untuk masuk ke dalam Surga yang hamparannya seluas Langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa. Semoga Allah menjadikan kita termasuk dalam golongan orang-orang yang disebutkan:
"Kecintaan-Ku adalah bagi mereka yang saling mencintai karena Aku, yang saling mengunjungi karena Aku dan yang saling berkorban karena Aku." (Al-Hadits).

FATWA ULAMA:

Pertanyaan: Pada akhir-akhir ini ini telah tersebar dan membudaya perayaan hari Valentine -terutama di kalangan pelajar putri, padahal ia merupakan salah satu dari sekian macam hari raya kaum Nasrani. Biasanya pakaian yang dikenakan berwarna merah lengkap dengan sepatu, dan mereka saling tukar mawar merah. Bagaimana hukum merayakan hari Valentine ini, dan apa pula saran dan anjuran anda kepada kaum muslimin. Semoga Allah selalu memelihara dan melindungi anda.

Apabila ada pertanyaan, "apakah Merayakan hari Valentine itu boleh dalam islam?"
Kita harus menjawab Jawab: Merayakan hari valentine itu tidak boleh,
karena: Pertama: ia merupakan hari raya bid'ah yang tidak ada dasar hukumnya di dalam syari'at Islam. Kedua: ia dapat menyebabkan hati sibuk dengan perkara perkara rendahan seperti ini yang sangat bertentangan dengan petunjuk para salaf shalih (pendahulu kita) - semoga Allah meridhai mereka. Maka tidak halal melakukan ritual hari raya, baik dalam bentuk makan-makan, minum-minum, berpakaian, saling tukar hadiah ataupun lainnya. Hendaknya setiap muslim merasa bangga dengan agamanya, tidak menjadi orang yang tidak mempunyai pegangan dan ikut-ikutan.

Semoga Allah melindungi kaum muslimin dan muslimat dari segala fitnah (ujian hidup), yang tampak ataupun yang tersembunyi dan semoga meliputi kita semua dengan bimbingan-Nya.

* Dipersilahkan dan Dianjurkan untuk memperbanyak dan menyebarkan Informasi Buletin ini kepada seluruh Umat Islam.

dari berbagai sumber