Selasa, 10 Maret 2015

Dirgahayu Kota Bekasi ke 18 "Sepanjang jalan kenangan"

Dan sekarang  tanggal 10 maret 2015. Ternyata ternyata tanggal 10 maret adalah hari jadi kota bekasi ke 18. 
Wah dirgahayu kota bekasi. 
Sedikit gue berbagi apa-apa yang gue lihat selama gue di kota bekasi. 
Ya ada  baiknya juga kalau kita mengenang masa lampau. Di masa kita masih dalam keterbatasan dan terkungkung keadaan.(lebay) 
fun bike hut kota bekasi ke 18

Gak terasa gue di bekasi udah lama. Tahun pertama di bekasi masih 2009 masih banyak lahan kosong dan terbengkalai tanpa ada yang menggarap. 

Tapi sekarang sudah berubah menjadi bangunan properti beberapa perusahaan properti di indonesia (yang terbaru adalah dibangunnya kota sumarecon bekasi) 
Sumarecon Bekasi
Bahkan pusat perbelanjaan yang dulu hanya bisa di hitung pake jari. Sekarang bahkan sudah menjamur seakan cendawan di musim hujan. 

Banyak sekali perumahan baru di pinggiran kota bekasi dan apartemen di di pusat  kota Bahkan menjalar sampai kabupaten bekasi mungkin itu juga imbas dari bertumbuhnya  kawasan industri terutama di wilayah bekasi bagian timur yang berbatasan dengan kabupaten bekasi.  

Kawasan yang dulu sepi sekarang berubah ramai oleh hiruk pikuk pembangunan dan berkembangnya kota metropolitan. 

Ya sejatinya ini juga karena bekasi adalah kota satelit(berdekatan dengan ibukota jakarta) banyaknya pendatang yang bekerja di kota jakarta paling tidak sedikit menjadi andil dalam pertumbuhan kota bekasi menjadi seperti yang sekarang ini. 

Namun seiring dengan semakin majunya kota bekasi maka  banyak konsekuensi yang harus diterima. 
Seperti kesenjangan sosial misalnya. Banyaknya pengangguran..  Kita bisa lihat dari tidak sedikitnya peminta-minta dan pengamen jalanan. Dan yang kaya akan semakin terlihat kaya. Dan si miskin makin miskin. 

Masalah transportasi publik yang buruk amburadul (mungkin ini sudah umum terjadi di banyak kota). Fasilitas public yang susah diakses dan tentunya kemacetan karena makin banyak pula pertumbuhan kaum menengah keatas.

Senin, 09 Maret 2015

CERITA PEMALANG : Pemalang , Apa dan Dimana?

Sekapur sirih,
Lama gak update tentang pemalang.

Penulis
Bagi kalian yang gak tau dimana itu pemalang. biar saya kasih tahu,
Pemalang adalah sebuah "kota" kabupaten yang berbatasan dengan kabupaten Tegal di sisi barat dan Kota Pekalongan di sebelah timur.
di utara kota pemalang dilintasi oleh jalan deandles yang dibuat pada zaman pendudukan belanda (itu sepengetahuan penulis ketika masih SD).

Disini jalan deandles dan jalan pantura beda yah.. jalan pantura itu jalan yang dibangun sepanjang pantai utara jawa, dan benar pemalang juga dilintasi jalur pantura, tapi jalur tersebut tidak melintasi pusat kota pemalang. Mungkin itulah sebabnya banyak orang yang agak kurang familiar dengan nama Pemalang.
Lagi pula pembangunan di Kota pemalang cenderung lambat dan stagnan kenapa?
sampai detik ini kurangnya investestor yang melirik pemalang sebagai tempat untuk berinvestasi, wow.. padahal, pemalang kaya akan sumberdaya yang melimpah.. pemalang di kelilingi lautan yang melimpah dengan ikannya di laut utara jawa dan di pagari dengan pegunungan di sebelah selatan..
Tapi kenapa? sangat sedikit sekali investor yang mau menanamkan modalnya di pemalang?
apa karena birokrasi??
Bisa jadi.. bisa jadi...
Mungkin pemerintah kurang berkontribusi mendatangkan investor, mereka para investor lebih cenderung memilih daerah sebelah (Tegal,Pekalongan. Red.) .
Masih ribetnya pengurusan izin, infrastruktur yang masih minim mungkin menjadi faktor "kurang" menariknya pemalang di mata investor.

Gak ada yang istimewa apabila anda menanyakan perihal pemalang, tapi dibalik itu semua pemalang dikenal sebagai kota yang "paling" aman, setidaknya sampai saat ini.
Sepengetahuan saya tingkat kriminalitas di kota pemalang cenderung dibawah 10%. apa pasal?
setidaknya selama saya tinggal di pemalang jarang terdengar berita kriminalitas yang mengkhawatirkan. Mungkin karena slogan kota pemalang yang "IKHLAS" jadi seenggaknya pemalang mendidik masyarakat untuk bersama-sama membangun pemalang... lah apa kaitannya?


Ketika anda melintas di kota pemalang, cobalah sejenak untuk meluangkan waktu mengunjungi pantai widuri yang (menurut penulis) sudah sangat terkenal sekali, bahkan pernah diabadikan dalam sebuah lagu dan dinyanyikan oleh om Bob tutopoli,( benar ya?). Sembari menikmati sunset di sore hari diiringi dengan deburan ombak Widuri.
jangan lupa juga mencoba Kue Kamir kue yang sangat mirip dengan kue dorayaki-nya Doraemon.. itu juga kue khas pemalang tapi ketika Saya ke jakarta agak miris ketika ada penjual yang melabel-i kamir khas tegal. Padahal di Tegal sangat jarang penjual Kamir itu sendiri.

-Dini hari dikala Sepi-

'Penyelamat' Lalu Lintas

Kalau ngomongin masalah dunia lalu lintas di dunia ini pasti ga ada habis-habisnya. Lalu lintas yang carut marut bisa di sebabkan oleh banyak hal. 

Bisa karena jumlah kendaraan yang semakin banyak tanpa disertai penambahan jalan atau mungkin emang traffic jam yang amburadul tanpa disertai dengan pengaturan traffic yang memadai. 

Disini gue mau cerita suka duka gue selama menggunakan transportasi umum dengan lalu lintas yang buruk. 
Seketika gw harus pagi2 jam 6pagi sudah otw nungguin angkot. Padahal gue kerja di bekasi. Dan jam kerja gue dimulai jam 8. 

Ya ampun namanya nunggu angkot dimana-mana kalau belum penuh pasti belum jalan. Betul ga? 
Disinilah dukanya menggunakan angkot karena banyaknya angkot dengan trayek yang sama. 

Kalau naik angkot tempat kerja gue beraja jauh banget. Secara gue berangkat jam enam pagi tiba di kerjaam jam setengah 8. Itu karena gue harus nyambung angkot sih. Gak tanggung-tanggung sehari gue harus naik tiga angkot berbeda. Bolak balik sehari gue udah 30ribu. Ampun deh  
Bagaimana lagi. Gue bukannya gak ada alternative kendaraan lain(motor red) tapi karena itu motor abang gue dan pastilah itu dipake dia buat kerja juga. Eh motor ada dua sih. Tapi-tapi gue gak punya SIM ntar kenapa-kenapa lagi di jalanan. 
Kalau ada operasi lalu lintas gimana hayo. 

Itu sih tergangung nasib sih ya. Kena razia polisi apa enggak. Haha 

Sebenarnya kalau kondisi lancar jarak antara rumah gue dan tempat kerja gue gak terlalu jauh. Orang masih di daerah bekasi kok ya. Cuma bedanya rumah yang gue tinggalin sekarang masuknya kabupaten bekasi. Sedangkan tempat kerja gue udah masuk kota bekasi. 

Ya intinya masih bekasi lah ya. 
Buset prolognya panjang bener ya pake curhat segala. Iyu sih derita loe haha 
Udah-udah Kita mulai aja. Begini ceritanya 

Pernah seketika gue berangkat dari rumah gue ketempat kerja pakai motor. Gue sengaja lewat jalan kecil, bukanya lewat jalan protokol yang banyak di lewatin banyak mobil. 
Ternyata ampun. Bekasi banyak sekali para borju bahkan di pedalamanpun banyak yang mempunyai mobil. Tapi banyaknya orang kaya juga disertai banyaknya orang gak punya. 
Buktinya makin banyak juga angkot yang penuh sesak dengan penumpang. 

Yah mobil ditambah mobil (angkot) hasilnya adalah rebutan jalan dan menyebabkan macet. Disini diperparah dengan banyaknya motor. Mungkin kalangan menengah kebawah ya para pemilik motor ini(termasuk gue) hehe. 
Nah penguna motor ini juga kadang suka main salip dan menyebabkan mobil yang berlainan arah susah untuk berjalan.dalam keadaan stuck ini. Ternyata polisi pengatur lalu lintas ga ada. 
Ya iyalah secara jalanan biasa. Kecil dan diluar jangkauan polisi lalu lintas(boleh jadi alasan gak ya) 
Walhasil munculah penyelamat. Iya penyelamat. Dia pengatur lalu lintas sipil. Yang semacam sukarekawan gitu sih ya. but setelah gue telusur ternyata mereka ga pure ngebantu karena nyata-nyata dan ternyata serta terpampang nyata mereka membawa perlengkapan semacam kotak amal. Hehe jadi ini menjadi matapencaharian buat mereka.? Thats right. apalagi sebagian besar mereka adalah tukang ojeg yang mangkal.(belum di konfirmasi)

Ya karena ini sudah menjadi objek bisnis maka dimana disitu ada uang maka disitu yang didahulukan. 
Yah mereka yang semula gue rasa penyelamat lalu lintas ternyata lebih mementingkan para orang berada yang memakai mobil mewah. 

Ya pasti karena ketika para mobil tersebut diberi akses jalan duluan maka mereka mendapat tips/duit yang lumayan lah buat nambah penghasilan. Iya donk. 
Nah disinilah masalah mulai bergambahm disaat uang berbicara maka keselarasan itu akan berubah seiring dengan kepentingan. Antrian kendaraan yang mengular bahkan hampir menyamai panjangnya naga baruklinting tak dihiraukan si pengatur lalu lintas dadakan. 

Gue dan para pengguna jalan sudah pasti tidak bisa berbuat apa apa. Lah wong kita cuma lewat doang. Ga bayar lagim 
Eta klw dibilang gak bayar gue juga kurang setuju. Pasalnya kitakan bayar pajak juga tiap tahun dari penghasilan kita kan ya. Nah loh. 

*pemilik mobil di jabodetabek ternyata beragam dari orang menengah bawah juga banyak yang punya mobil. Mungkin karena banyaknya mobil murah (program LCGC) 

Buah simalakama juga sih kalau ngomongin mobil murah. 
Lah nyimpang jauh banged bahasan gue.

Pengamen

Siapa di disini yang belum pernah ketemu ama yang namanya pengamen?  
Sebagian besar pernah lah ya. Entah ketemu di jalanan. Atau di dalam kendaraan umum. Atau pengamen rumahan juga ada kan? Hehe 

Gue mau cerita tetang benerapa pengamen(versi gue) yang udah pernah gue temui selama ini. 
Pertama 

 

.Pengamen malu-malu kucing 


Jadi inget lagunya romaria. Malu sama kucing. Meong meong meong. Lah. .  
Ok, Ini pengamen mungkin masih newbe kali yah. Dilihat dari penampilannya biasa aja(lah loe mau ngejuri, haha). Pas nyanyi di kayak ogah-ogahan gitu. Mau enggak mau enggak. Suaranya pun kayak orang nyanyi dalam kamar mandi. Gak jelas. Haha 
Alat penunjang (gitar dkk) pun gak di explore secara maksimal. Biasanya pengamen jenis ini beroperasi sendirian jadi ya pantas lah masih malu-malu. belum pernah denger lagunya romaria. 

 

.Pengamen di bawah umur 


Nah ini miris banget nih. Kebanyakan anak usia sekolah dasar yang ada dalam kelompok ini. Bahkan pernah gue lihat anak usia taman kanak-kanak(TK)Kebanyakan beroperasi di angkot kecil (model carry dan sejenisnya) tapi pernah juga gue temuin dalam bis gede (mayasari dkk) mungkin karena mereka di paksa atau emang udah naluri (ampun masa pengamen naluri) maka mereka nekat untuk mengamen.  

Kebanyakan mereka nyanyi lagu gak jelas tapi dengan suara keras. Sebagian nyanyi lagu cinta-cintaan. Sebagian nyanyi lagu yang populer di kalangan pengamen(emang ada? Ada!)  

Gue sempet berfikir kemana orang tua mereka. Apa tidak melarang mereka ngamen di jalanan. Apa kegiatan mereka ini sudah di restuin ama ortu mereka. Aduh pusing kalau mikirin. Padahal pendidikan itu banget sayang kalau mereka melewatkan masa sekolah. 

 

.Pengamen urakan  


Namanya pengamen ya kebanyakan urakan lah. Lah yang ini beda. Urakan mereka dari penampilan acak-acak nyanyi bentak-bentak. Malahan sebagian nyanyi gak pake nada cuma teriak-teriak kata-kata yang awful. 

Gue gak suka nih jenis pengamen yang satu ini. Mana ada orang mau ngasih. Lah penampilan dan cara ngomong aja udah kasar (termasuk pengamen yang berlagak anak punk padahal masih diragukan mereka anak punk atau bukan) 

Sebagian besar beropersi dengan bergerombol antara 2-4 orang, jarang terlihat mereka sendirian ngamen. Menurut gue ini sih buat melancarkan operasi mereka buat mengais receh biar kelihatan punya komunitas gitu. Jadinya kita takut karena meraka banyak. 
Kebanyakan mereka  kadang kalau gak dikasih receh mereka maksain minta dengan tatapan mata melotot dan garang. Haha 

Pernah beberapa kali gue temuin pengamen jenis ini pernah juga mereka maksa. Suatu ketika gue gak ngasih tapi mereka maksa. Gue lawan aja. Eh merekanya malah gak berani. 

Menurut gue jauhin deh yang namanya pengamen ini. 
Kalau pas kalian ada di bis umum dan posisi duduk kalian susah dan gak leluasa buat gerak mending kalian jangan coba buat ngelawan mereka kasih aja 500 perak. Kalau gak mau dan masih maksa minta lebih baru loe kasarin. Jangan mau kalau kalian duku yang di kasarin. Basicnya mereka cuma berani kalau rame-rame. Nah pas minta receh kan paling satu doang tuh jadi hajar aja kalau macem-macem. Entah dengan loe bentak balik atau loe pegang dan pelintir tanggannnya. Haha 

.Pengamen Necis 


Wih kalau yang satu ini. Patut buat kita perhitungkan buat ngasih receh. Kebanyakan mereka berpakaian sopan dengan gitar yang di sandangnya. Suara mereka banyak yang merdu dan layak untuk di dengar. Mostly mereka menyanyikan lagu yang lagi hits di chart lagu terbaru. Eh tapi-tapi sebagian juga nyanyi lagu lama tapi dengan gaya dan karakter suara mereka. Pengamen jenis ini mungkin basicnya musisi kali yah. Karena ga ada tempat buat menyalurkan atau bahkan cuma itu keahlian mereka untuk mendapatkan penhhasilan. Siap tau.

Serba susah

Entah nasib apa yg sedang saya alami sekarang ini. . Semuanya serba susah. Mau minta tolong temen juga gue gak punya banyak temen yang bisa di curhatin. Eh tapi dipikir-pikir Temen sih banyak cuman disini gue butuh yang namanya sahabat yang bisa gue ceritain masalah kesulitan yang lagi gue alamin. 

Sahabat yang emang gue percaya buat gue berbagi suka maupun duka. 

Berangkat dari gue yang ngangur lama udah kali gue gonta-ganti kerjaan tapi kebanyakan gw cuma bertahan paling sebulan. Mana tabungan dari hasil dan jerih payah yang gue rasakan selama gue kerja di tempat yang dulu sekarang menipis buat biaya kuliah. Belum biaya transport gue yang mau enggak mau gue keluarin pas gw dapet panggilan interview di beberapa tempat. Sesekali gw pake motor sih kalau abang gue pas kerja dapet shift malem jadi ceritanya gue pinjam motor dia tapi ya Tetep aja gw harus ngebensinin. 
gue juga emang gue harus berhemat karena secara gue juga bukan orang kaya yang bisa dengan mudah minta duit dan langsung dikasih.  

kenapa Tapi rasa-rasanya gak enak juga kalau tiap ada masalah gue harus merengek minta tolong pada mereka.