Selasa, 29 November 2011

GUNUNG PIRAMIDA DI JAWA BARAT

Sekitar Gunung Sadahurip yang disebut sebagai Gunung "Piramida" diduga terdapat peninggalan bersejarah di kawasan Kecamatan Pangatikan dan Karangtengah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tidak pernah ditemukan situs sebagai indikator membuktikan telah terjadi peradaban manusia massa lampau.
"Kalau ada situs saja itu bisa dikembangkan tapi sampai sekarang belum pernah ditemukan situs-situs bersejarah," kata Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Garut, Warjita kepada wartawan, Rabu.
Apabila ditemukan situs atau peninggalan bersejarah atau benda lainnya yang digunakan orang terdahulu, Disbudpar Kabupaten Garut tentu akan berupaya untuk mengembangkannya, katanya.
Ia mencontohkan seperti menemukan prasasti, batu lumpang atau benda kerajaan tentu daerah tersebut pernah ada kehidupan manusia zaman kerajaan atau zaman prasejarah.
"Kalau di Gunung Sadahurip itu ditemukan situs atau prasasti atau benda bersejarah lainnya, pasti disana itu ada unsur budaya," katanya.
Namun dugaan di Gunung Sadahurip yang dikabarkan oleh peneliti terdapat bangunan mirip Piramida seperti di Mesir,  Dibudpar Kabupaten Garut belum mengetahuinya, katanya.
Sementara sejumlah tim peneliti yang dikabarkan masyarakat setempat pernah melakukan penelitian di Gunung Sadahurip, Disbudpar tidak pernah mendapatkan laporan atau koordinasi dalam melakukan penelitian.
"Tidak ada peneliti khusus yang berkoordinasi dengan kami (Disbudpar) kalau memang ada dari Arkeolog Bandung itu selalu koordinasi, tapi kalau peneliti lain, kami tidak tahu," katanya.
Sementara itu ia berharap tim peneliti yang sudah melakukan penelitian di Gunung Sadahurip dan menyatakan ada bangunan piramid yang terkubur di gunung tersebut sebaiknya memberitahukan terlebih dahulu kepada Disbudpar Kabupaten Garut. "Saya tidak tahu, dari peneliti mana, saya tahu dari para jurnalis," katanya.
Sementara itu Kepala Dusun Cicaparpasir, Desa Sukahurip, Kecamatan Pamatikan atau sekitar kaki Gunung Sadahurip, Nahrudin membenarkan disekitar gunung tidak pernah ditemukan situs peninggalan bersejarah.
Namun di kawasan Gunung tersebut,  dipercaya warga terdapat unsur mistis yang kuat, seperti keberadaan makam di sekitar puncak gunung yang dikeramatkan warga terkadang dapat dilihat oleh orang tertentu.
"Disana di gunung itu ada makam tapi seperti yang saya bilang tadi kadang terlihat kadang tidak, hanya bisa dilihat oleh orang tertentu secara kebetulan saja," katanya.
Namun di Desa Sukahurip jauh dari kawasan puncak Gunung Sadahurip,  terdapat makam keramat bernama Kiancandra atau sering disebut warga mbah Dalem.
"Sejarahnya bagaimana tentang makam keramat yang ada disini, para orang terdahulu tidak mau menjelaskannya, tapi katanya ada sejarahnya tertulis di Pamijahan (wisata religi di Kabupaten Tasikmalaya)," jelas Nahrudin yang dibenarkan sejumlah aparat Desa Sukahurip.

Sumber : Kompas

0 komentar: